PA 212 Aksi Kawal Putusan MK, Moeldoko: Janganlah, Mau Apa Lagi?

Jakarta
- Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan GNPF berencana mengadakan aksi massa kawal
sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) sekaligus halalbihalal di
sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada 25-28 Juni. Kepala Staf
Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengimbau sebaiknya tidak perlu ada aksi di depan
Gedung MK.
"Ya
janganlah, mau apa lagi? Masyarakat ingin damailah. Jangan mengganggu aktivitas
masyarakat. Toh proses hukum sudah jalan, tinggal menunggu," kata Moeldoko
di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Dia
menegaskan tidak boleh ada intervensi terhadap MK. Dia pun meminta agar semua
pihak menghormati proses hukum yang berlangsung tersebut.
"Ditekan
apapun MK kan nggak bisa. Imbauan saya janganlah, hormati proses hukum. Yang
paling penting lagi adalah beri kesempatan masyarakat untuk hidup tenang,"
katanya.
Sebelumnya
Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin menyampaikan rencana pihaknya, GNPF dan beberapa
organisasi lainnya memobilisasi massa untuk mengawal sidang putusan PHPU.
Selain itu, pada kesempatan yang sama juga akan dilakukan kegiatan
halalbihalal.
"Agendanya
juga sama untuk menegakkan keadilan, kecurangan bisa diskualifikasi, yang
melakukan kecurangan pada saat pemilu bisa didiskualifikasi, dengan pengawalan
masyarakat, jangan takut terhadap kepentingan-kepentingan penguasa. Maka kita
hadir sebagai masyarakat mengawal konstitusi yang ada. Ini aksi super damai
sebagaimana kita telah lakukan sebelum-sebelumnya," kata juru bicara PA
212 Novel Bamukmin.
Novel
menyebut aksi tersebut merupakan kesepakatan Ijtimak Ulama. "Karena juga
masih (bulan) syawal ya kita buat sekalian halalbihalal di sana. Itu kan
Ijtimak Ulama, bukan hanya satu ulama saja. Ijtimak ulama itu kita selalu
mengikuti keputusan para ulama," jelasnya.
Novel
juga menyebut aksi kawal sidang MK ini digelar atas sepengetahuan Habib Rizieq
Syihab. Dia menyebut Imam Besar FPI itu juga mendukung penyelenggaraan aksi
tersebut. [detik.com]
0 Response to "PA 212 Aksi Kawal Putusan MK, Moeldoko: Janganlah, Mau Apa Lagi?"
Post a Comment