Di Sidang MK, Tim Prabowo Singgung Soal Menghilangnya ILC TV One

Jakarta
- Dalam paparannya mengenai dugaan kecurangan Pilpres 2019 yang terstruktur,
sistematis dan masif, tim Prabowo juga menyinggung mengenai kebebasan pers di
MK. Secara spesifik mereka mengulas mengenai hilangnya Indonesia Lawyers Club
(ILC) di TV One.
"Salah
satu media yang mencoba untuk netral seperti TV One kemudian mengalami tekanan
dan akhirnya harus mengistirahatpanjangkan salah satu program favoritnya,
'Indonesia Lawyers CLub'," kata salah satu anggota tim hukum
Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah.
Hal
itu disampaikan Nasrullah saat membacakan gugatan tim Prabowo-Sandi di gedung
MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jumat (14/6/2019) siang. Nasrullah mengatakan
pihaknya meyakini ada tekanan terhadap pers nasional berkaitan dengan
keberimbangan pemberitaan Pilpres. Dia juga mengungkap media-media yang
pemiliknya terafiliasi langsung dengan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Nasrullah
dalam gugatannya itu juga kemudian mengutip pernyataan pembaca acara ILC, Karni
Ilyas saat pamit untuk sementara waktu.
"Melalui
akun Twitter-nya sang pembaca acara @karniilyas mencuit 'dear pecinta ILC/
Selama hampir setahun ILC sudah bekerja memberikan informasi, pendidikan publik
dan ikut mengawal dari kampanye sampai Pemilu. Karena itu mulai Senin besok,
saya memutuskan untuk mengambil cuti," kata Nasrullah.
Nasrullah
kemudian mengutp pendapat pengamat media dan kebijakan publik, Djadjang
Nurjaman yang mempertanyakan alasan yang sebenarnya di balik menghilangnya
acara ILC.
"Publik
bertanya-tanya mengapa KI dan manajemen TV One memutuskan menghentikan
sementara tayangan sampai waktu yang tidak ditentukan. Pasti ada tekanan yang
sangat kuat dan tidak mampu mereka tahan. Ketimbang berkompromi membuat
tayangan yang tidak sesuai dengan jati diri ILC dan Karni Ilyas, lebih baik
tidak usah sekalian," kata Nasrullah mengutip pendapat Nurjaman.
[detik.com]
0 Response to "Di Sidang MK, Tim Prabowo Singgung Soal Menghilangnya ILC TV One"
Post a Comment