Rizieq: Jokowi Tegakkan Keadilan, Bukan Fokus Pencitraan

Jakarta,
-- Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab meminta Presiden Joko
Widodo untuk segera memperhatikan betul aparat keamanan dan pejabat-pejabat
yang berada dibawah pimpinannya.
Pernyataan
ini disampaikan Rizieq lewat siaran langsung yang ditampilkan melalui Youtube
dengan channel Front TV, Jumat (9/11). Permintaan Rizieq kepada Jokowi menyusul
adanya fitnah soal bendera tauhid yang diletakkan di kediamannya di Makkah,
Arab Saudi beberapa hari lalu.
"Kepada
bapak Presiden Republik Indonesia yaitu kepada bapak Jokowi, saya dari kota
suci Makkah Almukarromah, memperingatkan
kepada anda untuk memperhatikan betul aparat-aparat anda para pejabat yang ada
di bawah anda, baik di dalam maupun di luar negeri," tegas Rizieq yang
tampil didampingi putri-putri dan istrinya.
Rizieq
menegaskan agar Jokowi tidak membiarkan keadilan dilanggar dan jangan biarkan
hukum itu dikangkangi. Sebagai presiden, Jokowi, kata Rizieq, punya tanggung
jawab yang sangat luar biasa untuk menegakkan keadilan.
"Anda
sebagai Presiden anda punya tanggung jawab yang sangat luar biasa, tegakkan
keadilan. Jangan selalu anda hanya fokus kepada pencitraan," tegas Rizieq.
Rizieq
juga mengingatkan agar Jokowi menunjukkan wibawa sebagai seorang pemimpin dan
menunjukkan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin dengan tidak membiarkan
keadilan diinjak-injak.
"Anda
harus segera mengerahkan semua kekuatan hukum, dari mulai kepolisian, kejaksaan
menyelesaikan segala bentuk pelanggaran hukum," ungkap Rizieq.
Rizieq
kemudian mengungkit kasus penyiram air keras yang dialami oleh penyidik senior
KPK Novel Baswedan. Ia meminta pelakua harus ditangkap harus dikejar. Jika
disana ada pejabat-pejabat keamanan tertentu yang terlibat, Rizieq meminta
harus diproses dan dijebloskan ke penjara.
Rizieq
juga mengungkit kasus penyerang dan penghadang saksi IT dalam kasusnya, yakni
Hermansyah yang ditusuk-tusuk di tengah jalan. Walaupun pelakunya sudah
ditangkap, diadili, dan dipenjara, tapi Rizieq menyayangkan aktor
intelektualnya yang membayar pelaku tetap dibiarkan.
"Oleh
karena itu tegakkan hukum jangan dipilih-pilih. Jadi sekali lagi kepada seluruh
rakyat Indonesia, ayo kita tegakkan keadilan, ayo kita tegakkan keadilan dan
jangan pernah mundur di dalam menegakkan keadilan," pungkas Rizieq.
Sumber
: CNN Indonesia
0 Response to "Rizieq: Jokowi Tegakkan Keadilan, Bukan Fokus Pencitraan"
Post a Comment