Eggi Sudjana Duga SBY Masih Kecewa AHY Tak Jadi Cawapres

Jakarta,
-- Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana menduga Ketua Umum
Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih kecewa karena putranya
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) batal menjadi calon wakil presiden 2019 sehingga
SBY terkesan enggan total mendukung calon presiden-wakil presiden nomor urut 02
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Namun
dugaan Eggi itu dibantah oleh Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Demokrat
Ferdinand Hutahaean.
"Saya
menduganya SBY masih kecewa AHY tak jadi cawapres Prabowo," kata Eggi
kepada CNNIndonesia.com, Jumat (16/11).
Eggi
heran dengan cuitan SBY, Kamis (15/11) yang seolah-olah mengaku belum mendengar
tentang visi dan misi Prabowo-Sandi.
Melalui
akun twitter @SBYudhoyono, SBY mengatakan, "Saat ini rakyat ingin dengar
dari Capres apa solusi, kebijakan & program yang akan dijalankan untuk
Indonesia 5 tahun ke depan *SBY*"
"Kalau
"jabaran visi-misi" itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung,
para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi *SBY*."
Eggi
mengatakan seharusnya SBY berkomunikasi dan meminta visi misi itu langsung
kepada Prabowo dan Sandi. "Ada dua hal yang harus dicermati, apakah SBY
tidak tahu atau pura-pura tidak tahu. Mengapa harus langsung ke publik,"
kata Eggi.
Menurut
Eggi, cuitan SBY itu patut dipertanyakan. Bahkan, Eggi mengeluarkan istilah
'Musyrik Politik' untuk menggambarkan permainan politik yang dimainkan SBY.
"Dalam
kalimat tauhid, Laa ilaaha illallah, tiada Tuhan selain Allah, begitu juga di
Pilpres saya gunakan istilah Musyrik Politik. Kalau sudah mendukung Prabowo,
jangan melirik ke Jokowi, jangan ambivalen," kata Eggi.
Sebelum
melontarkan cuitan itu, SBY juga mempersilakan kader Demokrat bersikap di
Pilpres. Demokrat tidak akan menjatuhkan sanksi kepada kader Demokrat yang
masuk dalam tim pemenangan calon presiden dan wakil presiden mana pun. SBY
menyerahkan sepenuhnya arah dukungan kader Demokrat kepada masing-masing
individu.
Ferdinand
membantah pernyataan Eggi. Menurutnya, Demokrat telah menerima realitas politik
bahwa AHY tak menjadi calon wakil presiden.
"Tidak
benar SBY kecewa, kami sudah menerima dan mendukung Prabowo," kata
Ferdinand kepada CNNIndonesia.com.
Namun,
kata Ferdinand, SBY dan Demokrat belum secara resmi menerima visi-misi
Prabowo-Sandi sehingga sulit untuk mengampanyekan pasangan capres-cawapres itu.
"Apa
yang mau dikampanyekan? turunan visi-misi belum kami terima," katanya.
Kata
Ferdinand, seharusnya Prabowo-Sandi aktif berkomunikasi dengan Demokrat dan
SBY.
"Kami
ini kan hanya support, bukan kami yang seharusnya aktif memang semua saling
membutuhkan, tapi SBY ini posisinya lain, apalagi SBY kan sudah pernah menjadi
presiden selama 10 tahun," kata Ferdinand, "intinya komunikasi
aktif."
Ketika
ditanya soal pernyataan Eggi yang menyebut sikap SBY adalah 'Musyrik Politik',
Ferdinand enggan menanggapinya.
"Saya
anggap itu tidak lebih sebagai petasan, dia sering berlebihan berkomentar, tapi
tidak berbobot," katanya.
Sumber
: CNN Indonesia
0 Response to "Eggi Sudjana Duga SBY Masih Kecewa AHY Tak Jadi Cawapres"
Post a Comment