Trump Ingin Masukkan Ikhwanul Muslimin ke Dalam Daftar Teroris

WASHINGTON DC, - Presiden Amerika Serkat Donald Trump
mempertimbangkan untuk menempatkan Ikhwanul Muslimin dalam daftar organisasi
teroris asing.
Demikian disampaikan Gedung Putih, Selasa (30/4/2019).
Ikhwanul Muslimin merupakan sebuah organisasi
pergerakan Islam dengan banyak pengikut di Timur Tengah tetapi di banyak negara
dianggap sebagai organisasi teroris.
Salah satu negara Timur Tengah yang menganggap
Ikhwanul Muslimin sebagai teroris adalah Mesir.
Pemerintah Mesir menetapkan organisasi ini sebagai
teroris setelah militer menggulingkan Presiden Mohamed Morsi pada 2013.
"Presiden sudah berkonsultasi dengan tim keamanan
nasional dan para pemimpin regional terkait masalah ini," kata sekretaris
pers Gedung Putih, Sarah Sanders.
"Dan, upaya ini sedang dikerjakan lewat proses
internal," tambah Sanders.
Dengan menempatkan Ikhwanul Muslimin sebagai
organisasi teroris memungkinkan pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi
terhadap setiap orang atau organisasi yang terkait dengan IM.
Langkah ini diambil tiga pekan setelah Presiden Trump
menerima Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.
Selama ini pemerintahan Al-Sisi dikritik karena aksi
kerasanya memberangus para aktivis sekular dan sayap kanan termasuk yang dekat
dengan Ikhwanul Muslimin.
Dalam pembicaraan di Gedung Putih, Trump menyebut
Al-Sisi sudah melakukan pekerjaan hebat.
Trump juga menekankanhubungan antara Amerika Serikat
dan Mesir tidak pernah mencapai titik terbaik seperti saat ini.
Mesir adalah salah satu sekutu strategis Amerika
Serikat di Timur Tengah.
Mesir juga merupakan salah satu negara Arab yang
berdamai dengan Israel dan penerima bantuan besar dari Amerika Serikat. [Kompas.com]
0 Response to "Trump Ingin Masukkan Ikhwanul Muslimin ke Dalam Daftar Teroris"
Post a Comment