Ruhut ke Tim Prabowo: Mengapa Waktu Pilkada DKI Percaya Quick Count?

Anggota
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul, turut
menyemangati para relawan Jokowi-Amin yang hari ini menggelar syukuran di rumah
aspirasi #01 di Menteng, Jakarta Pusat.
Ruhut
menyatakan, sebenarnya, saat ini posisi paslon 01 sudah menang. Namun,
menurutnya, Jokowi tak ingin sesumbar dan masih sabar menunggu real count versi
KPU.
"Sebenarnya
kita sudah menang, tapi di sinilah, kita bangga orang yang kita dukung Pak
Jokowi orang yang sangat rendah hati, santun. Beliau tegas mengatakan,
sabar," kata Ruhut, Minggu (21/4).
Ruhut
mengaku heran dengan sikap tim Prabowo yang kali ini tidak mempercayai seluruh
quick count yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Padahal, saat Pilkada DKI mereka
meyakini quick count yang saat itu memenangkan Anies-Sandi, kandidat yang
diusung Gerindra dan PKS.
"Kenapa
waktu di DKI, real count, quick count, exit poll, mereka menang, mereka
mengakui? Giliran sekarang mereka kalah, mereka tidak mengakui. Dan sekarang
sudah 3 kali deklarasi kemenangan, belum lagi kemarin hari Jumat," kata
Ruhut.
Ruhut
menduga pada tanggal 22 Mei saat pengumuman hasil resmi di KPU, kubu Prabowo
tetap tidak mengakui kekalahan, tujuannya untuk mempengaruhi rakyat.
"Itulah
gaya-gaya mereka menyuggesti rakyat, karena itu kita harus waspada. Tapi kita
harus rendah hati. Jangan sombong," tegasnya. [kumparan.com]
0 Response to "Ruhut ke Tim Prabowo: Mengapa Waktu Pilkada DKI Percaya Quick Count? "
Post a Comment