Pejabat BPIP Digaji Rp100 Juta Sebulan, SBY Pakai Kaos #JanganDiam. Sri Mulyani Beri Penjelasan Menohok!

Berita
Pojok - Di tengah ramainya polemik tingginya gaji pejabat Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila (BPIP), beredar foto Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) mengenakan kaos dengan hastag #JanganDiam.
Hastag
#JanganDiam seolah-olah mewakili suara rakyat yang menolak gaji pejabat BPIP
sebesar Rp100 juta per bulan. Bahkan, Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati
Soekarnoputri digaji Rp112 juta per bulan.
Entah
disengaja atau hanya kebetulan, hastag #JanganDiam mendadak ramai ketika gaji
pejabat BPIP dipersoalkan banyak pihak.
Peraturan
Presiden (Perpres) 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi
Pimpinan, Pejabat, dan Pegawai BPIP diteken Presiden Jokowi pada 23 Mei lalu.
Sementara
SBY mengenakan kaos #JanganDiam ketika menonton laga final Piala Liga Champions
antara Liverpool vs Real Madrid pada Minggu, 27 Mei 2018. Kaos #JangamDiam
digunakan SBY hanya empat hari setelah Perpres 42/2018 diteken Jokowi.
SBY
menggunakan kaos hitam lengan panjang bertuliskan hastag #JangamDiam di
belakang. Sedangkan di depan bertuliskan “do something. Jika yang baik diam
yang jahat menang.”
Bukan
hanya SBY yang mengenakan kaos berhastag #JanganDiam. Istrinya, Ani Yudhoyono
juga mengenakan kaos serupa. Bedanya cuma warna tulisan di depan kaos. Kaos SBY
berwarna kuning, sedangkan Ani Yudhoyono warna putih.
Hingga
kini SBY belum memberikan penjelasan terkait maksud dan tujuan dari hastag
#JangamDiam. Namun, sejumlah netizen menduga jika hastag itu muncul lantaran
SBY selalu disudutkan oleh Pemerintahan Jokowi. SBY selalu jadi kambing hitam
atas kinerja buruk pemerintah saat ini.
“Hasil
diklaim, disalah-salahin, dibilang “10 tahun ngapain aja”, dibilang banyak yang
mangkrak, #JanganDiam,” cuit akun @kapri124.
Namun
ada pula warganet yang mengaitkan hastag tersebut dengan polemik tingginya gaji
BPIP hingga mencapai Rp100 juta per bulan.
“#JanganDiam
Suarakan rasa keadilan untuk rakyat jelata yg masih hidup di bawah garis
kemiskinan. Realita masih ada yg makan nasi hanya dg garam?
Jangan
tutup mata dg gaji diatas 100 juta, puluhan juta? Ulurkan kasih jabat erat
tangan2 kecil rakyat jelata,” cuit @bambangyudhisti, Senin (28/5).
Penjelasan Menteri Keuangan
Menteri
Keuangan Sri Mulyani mengatakan, hak keuangan pimpinan Badan Ideologi Pembinaan
Pancasila (BPIP) tidak seluruhnya merupakan gaji.
Angka
itu juga terdiri dari tunjangan, asuransi, dan sisanya yang paling besar adalah
untuk kegiatan operasional.
"Hak
keuangan ini dari segi gaji pokok sama dengan pejabat negara yang lain, yaitu
hanya Rp 5 juta. Kemudian yang disebut tunjangan jabatan Rp 13 juta. Lebih
kecil dibandingkan lembaga lain," kata Sri Mulyani di Komplek Istana
Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/5/2018).
"Sisanya
dukungan terhadap kegiatan. Seperti biaya untuk transportasi, pertemuan
komunikasi," tambah dia.
Namun,
transportasi yang dimaksud tidak termasuk transportasi ke luar kota atau ke
luar negeri. "Kan ada transport untuk kegiatan mereka tiap hari ke kantor.
Namun, kalau mereka pergi ke luar kota itu ada sendiri," ujarnya. Selain
itu, masih ada juga asuransi kesehatan dan asuransi jiwa yang masing-masing
besarannya Rp 5 juta. Menurut Sri Mulyani, skema hak keuangan seperti ini sama
saja dengan pimpinan kementerian dan lembaga lain.
Sumber
: Beritaterheboh.com
0 Response to "Pejabat BPIP Digaji Rp100 Juta Sebulan, SBY Pakai Kaos #JanganDiam. Sri Mulyani Beri Penjelasan Menohok!"
Post a Comment