Dianggap Hanya Memanfaatkan Ulama, Pekan Depan Anies Didemo

JAKARTA
– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dituding lupa diri. Ia dianggap seperti
peribahasa lupa kacang akan kulitnya. Anies dianggap mengabaikan ketulusan para
ulama di bawah pemimpin utamanya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib
Rizieq Shihab.
Habib
Rizieq dianggap berjasa besar dalam memperjuangkan kemenangan Anies-Sandi pada
Pilgub DKI Jakarta 2017.
Koordinator
Forum Umat Islam Revolusioner (FUIR) M. Al-Fatih mengatakan, umat Islam hari
ini merasakan bahwa Anies telah mulai meninggalkan perjuangan dan menjauhi umat
yang telah bersusah payah mendukungnya.
“Ketika
HRS (Habib Rizieq Shihab) dalam masalah sehingga harus mengungsi ke Arab Saudi,
tidak ada satu kata pun kalimat atau inisiatif dari Anies untuk melakukan
pembelaan. Saat tokoh-tokoh umat bersilaturahmi mengunjungi HRS di pengungsian,
Anies hanya diam,” ujar Al-Fatih dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/3/2018).
Anies
juga diam ketika umat Islam berbondong-bondong ingin menyambut HRS. Termasuk,
Anies juga diam ketika terpidana penista agama Basuki T Purnama bermanuver
untuk melakukan peninjauan kembali (PK) terhadap kasusnya.
“Anies
hanya memanfaatkan umat untuk kepentingan politiknya, setelah berhasil umat
ditinggalkan sendiri. Agenda umat dibiarkan, Anies hanya diam,” ujar Al-Fatih
menambahkan.
Oleh
karena itu, FUIR mengajak umat Islam se Jakarta untuk melakukan aksi damai
“Gugat Anies”, karena Anies telah nyata-nyata meninggalkan para ulama dan umat.
Aksi
akan berlangsung di depan gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta
Pusat, pada Senin, 19 Maret 2018, pukul 13.00 WIB sampai selesai.
(Fajar/rmol/pojoksatu)
0 Response to "Dianggap Hanya Memanfaatkan Ulama, Pekan Depan Anies Didemo"
Post a Comment