.ignielMiddleAds {display:block; margin:10px 0px; padding:0px;}

Kapolri Tito Karnavian Bantah Perintah Tembak Mati Rizieq Shihab


Kapolri Jendral Tito Karnavian memimpin upacara sertijab perwira tinggi Polri salah satunya posisi Kabareskrim Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Januari 2019. Kapolri melantik belasan pejabat Polri yang baru dimutasi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian membantah memerintahkan anggotanya untuk tembak mati Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab terkait seruan people power. Ia membantah informasi yang tersebar di media sosial dan dipublikasikan lewat blog itu. Tito mengatakan itu adalah hoaks.
"Ada beberapa hoaks yang mengatasnamakan saya. Contohnya, perintah Kapolri tembak di tempat meskipun itu cucu nabi. Tidak ada saya mengatakan itu," katanya di Ruang Rapat Utama Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis, 2 April 2019.
Menurut Tito, pihaknya kini tengah mengejar pembuat kabar bohong tersebut. Ia menilai berita ini berusaha mengadu domba antara dia dan ulama.
Sebelumnya di internet dan sejumlah media sosial tersebar artikel yang berjudul "HRS Akan Kerahkan People Power, Polri: Kami Siap Tembak 'Mati' Perusuh NKRI Sekalipun Itu Cucu Nabi". Artikel tersebut menceritakan jika Tito mendorong rekonsiliasi antara kubu Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pascapemilihan presiden 2019 ketimbang melakukan gerakan People Power. Tertulis pula jika Tito telah memerintahkan anggotanya agar tak segan menembak mati Rizieq Shihab.
Terkait seruan people power yang disampaikan Rizieq, Tito menyatakan polisi akan bersikap sesuai prosedur. "Mulai dari ringan (yaitu) persuasif sampai kepada koersif, upaya paksa sesuai aturan berlaku baik nasional maupun internasional," katanya. [TEMPO.CO]

1 Response to "Kapolri Tito Karnavian Bantah Perintah Tembak Mati Rizieq Shihab"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel