Pengamat: Prabowo Tidak Menunjukkan Sikap Negarawan

Pengamat
politik Silvanus Alvin mengemukakan deklarasi kemenangan yang dilakukan Calon
Presiden (Capres) Prabowo Subianto yang berulang-ulang menunjukkan sikap tidak
siap kalah. Dengan tindakan tersebut, Prabowo tidak memiliki jiwa satria dan
seorang negarawan.
“Apa
yang dilakukan Prabowo tidak bisa disamakan bak petinju yang berjuang hingga
bel terakhir berbunyi. Patut disayangkan bagaimana Prabowo mengeksploitasi
emosi para pendukungnya untuk tidak mempercayai KPU. Ini bahaya karena ada
sebuah framing yang salah bahwa bila Prabowo kalah, artinya KPU curang,” kata
Alvin di Jakarta, Senin (22/4/2019).
Ia
meminta Prabowo memberikan contoh dan teladan kepada para pendukungnya agar
mengikuti prosedur yang ada. Provokasi yang dilakukan Prabowo bisa mengarah pada
kondisi yang tidak patut dalam demokrasi.
“Sebagai
seorang Capres, seharusnya Prabowo berpikir layaknya negarawan yang
mementingkan kepentingan masyarakat indonesia. Sebab ada kekhawatiran dari
kalangan masyarakat bahwa narasi politik yang dibangun Prabowo dapat
menimbulkan massa pendukungnya turun ke jalan.
Ini
juga menimbulkan dampak negatif di mata internasional. Situasi chaos akan
merugikan Indonesia,” ujar Alvin yang juga pengajar pada Universitas Bunda
Mulia Jakarta ini.
Dia
berharap Prabowo tidak mengorbankan rakyat luas. Bila merasa ada kecurangan,
silakan gugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), tanpa mengintimidasi rakyat
Indonesia dengan people power. (beritasatu/suaraislam)
0 Response to "Pengamat: Prabowo Tidak Menunjukkan Sikap Negarawan"
Post a Comment