Baru Awal Tahun, Kubu Prabowo Sudah Ciptakan Tiga Hoaks

JAKARTA
- Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin (TKN Jokowi - Ma'ruf)
heran dengan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang kerap memunculkan kabar
hoaks.
Dalam
waktu berdekatan, kubu oposisi telah menciptakan tiga hoaks yang menggegerkan
bangsa. Padahal, negara baru memasuki Tahun Baru 2019.
Juru
Bicara TKN Arya Sinulingga mengatakan, hoaks pertama berasal dari Prabowo.
Prabowo menyebutkan bahwa pemerintahan Jokowi tidak fokus di bidang kesehatan.
Prabowo
mencontohkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat,
menggunakan selang infus darah sampai 40 kali.
Kemudian
yang kedua, berasal dari Sandi. Menurut Arya, Sandi menyampaikan dirinya
membangun Tol Cipali tanpa utang.
Selanjutnya
yang ketiga adalah pernyataan Wasekjen Demokrat Andi Arief yang mengunggah
informasi hoaks akan keberadaaan surat suara yang sudah dicoblos.
"TKN
prihatin ternyata tahun baru kita diawali dengan banyaknya berita hoaks, berita
yang kontroversi, berita yang menakut-nakuti, berita yang sumbernya tidak
jelas, beritanya yang katanya-katanya. Selalu katanya cara untuk ngeles kalau
ketauan salahnya," kata Arya di Rumah Pemenangan Jokowi - Ma'ruf, Jalan
Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).
Mengenai
tudingan Prabowo, lanjut Arya, sudah dibantah langsung oleh pihak RSCM. Arya
mengatakan, fakta tersebut sangat menyedihkan bagi Prabowo yang menjabat juga
sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.
"Akhirnya
masyarakat takut betul ke RS. Padahal jelas ada single user dikasih RSCM untuk
selang tertentu atau ada selang untuk orang yang sama. Ini yang kami sesalkan,
omongan ini muncul dari paslonnya sendiri," tegas Arya.
Politikus
Perindo ini juga menyesali pernyataan Sandi yang menyebut pembangunan Tol
Cipali oleh perusahaannya, tanpa menggunakan utang.
Namun,
faktanya berdasarkan laporan keuangan pembangunan Tol Cipali, terdapat
sindikasi dari sejumlah bank untuk membiayai proyek tol tersebut.
"Ketika
dibuka datanya, utang juga. Sebenarnya konyol ketika ada pengusaha memakai uang
cash-nya untuk membangun. Di mana-mana pengusaha itu ketika dia ekspansi pasti
berusaha mencari pakai uang lain membangun," kata dia.
Selain
itu, Arya juga mengkritisi cuitan Andi Arief yang lebih mengedepankan
penyebaran informasi tanpa melalui cek dan ricek.
Arya
menilai, tidak mungkin ada pihak yang bisa menyabotase surat suara karena
paslon sendiri belum menentukan foto.
"Kami
baru bicarakan fotonya, masak sudah keluar kertas suaranya di Tanjung Priuk,
tujuh kontainer. Dari mana logikanya bos?" jelas dia.
Sumber
: jpnn.com
0 Response to "Baru Awal Tahun, Kubu Prabowo Sudah Ciptakan Tiga Hoaks"
Post a Comment