Perbanyak Ziarah Kubur, Upaya Sandi Mendulang Suara

Jakarta,
-- Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno langsung memulai
kunjungannya dengan menziarahi kuburan massal tsunami Aceh di Desa Siron,
Kabupaten Aceh Besar, Aceh pada Selasa (20/11).
Di
sana Sandi menabur bunga sekaligus berdoa bagi puluhan ribu lebih korban
tsunami yang dimakamkan di lokasi itu.
Usai
berziarah di kuburan massal, Sandi mengunjungi makam Sultan Iskandar Muda di
Kota Banda Aceh. Bahkan, Sandi disambut dengan prosesi adat di kompleks makam
sultan yang berkuasa tahun 1607 sampai 1636 tersebut.
Berziarah
ke makam, bukan kali pertama dilakukan mantan Wakil Gubernur DKI itu. Sejak
masa kampanye dibuka, Sandi kerap mengunjungi makam.
Sandi
pernah berkata, ziarah ke makam-makam diprakarsai oleh istrinya, Nur Asia Uno.
Pernah suatu ketika, kata Sandi, dia diingatkan oleh istrinya agar berziarah ke
makam seorang habib.
"Kebetulan
saya hari ini di Jakarta, jadi Mak Nur ingetin, kamu di daerah sudah ziarah ke
mana-mana tapi ke keluarga di Jakarta belum, jadi hari ini lah Habib terima
untuk berziarah," kata Sandiaga Uno usai melaksanakan ziarah ke makam
Habib Ali di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).
Sandi
mengaku mendapatkan banyak inspirasi ketika berziarah. Selain soal urusan
spiritualitas, Sandi juga memandang bahwa aktivitas berziarah sebagai salah
satu kegiatan wisata religi yang bisa menumbuhkan perekonomian.
"Wisata
religi, karena tiap hari Minggu pagi seluruh jamaah Indonesia kumpul jadi hidup
UKM, penjual tasbih, perangkat salat dan makanan nah ini salah satu keberkahan
yang kita lihat dari wisata religi lalu menumbuhkan ekonomi umat ekonomi
rakyat," kata Sandi.
Itulah
sebabnya, kata Sandi, para habib dan ulama menganjurkan untuk berziarah.
Tapi,
soal ziarah, Sandi juga pernah 'tersandung'. Saat berziarah ke makam pendiri NU
KH Bisri Syansuri, di Jombang, Jawa Tengah. Kala itu, sebuah video viral
beredar saat Sandi melangkahi makam yang baru saja dia taburi bunga sebagai
salah satu bentuk ziarah yang biasa dilakukan masyarakat selain berdoa di
samping kuburan. Sandi pun menyampaikan permohonan maaf.
Ziarah,
dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai kunjungan ke makam
keramat atau ke tempat yang dianggap mulia (makam dan sebagainya). Kegiatan
ziarah sendiri sebenarnya sangat lazim dilakukan masyarakat. Terlebih Jawa,
ziarah adalah salah satu aktivitas tahunan yang hukumnya fardu digelar setiap
kali Idulfitri datang.
Namun,
seiring berjalannya waktu, kegiatan ziarah ini seolah menjadi agenda rutin yang
dilakukan para politikus yang sedang mendulang suara, berbagai makam didatangi,
bukan untuk minta wangsit tentunya, tetapi kebanyakan untuk mendapat simpati
masyarakat.
Pengamat
politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Zaki
Mubarak menyebut dewasa ini aktivitas ziarah telah bergeser dari yang semula
kepentingan agama berubah jadi kepentingan pencitraan.
"Ziarah
wajar, tapi mungkin saat ini berubah niatnya," kata Zaki saat dihubungi
CNNIndonesia.com melalui telepon, Selasa (20/11).
Ziarah
menurut Zaki wajar dilakukan masyarakat untuk mendoakan kerabat atau leluhurnya
yang telah wafat. Namun, akan berbeda jika politikus yang melakukan kegiatan
ini.
Sebab
kata dia, yang didatangi bukanlah kerabat dekat yang telah wafat, melainkan
makam-makam tokoh besar yang bisa menambah pengaruh suara bagi dirinya dalam
pemilihan mendatang.
"Jadi
asa kepentingannya sudah berubah haluan, semula ini sebagai kegiatan beragama,
tapi kemudian akan berubah karena yang didatangi bukan makam keluarga. Tapi
siapa? Tokoh besar, untuk apa? Dulang suara, raup dukungan," kata dia.
Meski
begitu, Zaki mengaku tak bisa menyebut hal tersebut sebagai sesuatu yang salah
dilakukan. Lagi pula berziarah adalah aktivitas yang lazim dilakukan masyarakat
sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada yang sudah wafat.
Begitu
juga dengan yang dilakukan Sandi, kata Zaki, jika pun ada niatan terselubung
dari aktivitas ziarah ini tentu tak bisa dinilai dengan mata telanjang.
"Pasti
ada niat lain. Tapi kan tak bisa dilarang, itu juga hal yang wajar
dilakukan," kata dia.
Sumber
: CNN Indonesia
0 Response to "Perbanyak Ziarah Kubur, Upaya Sandi Mendulang Suara"
Post a Comment