.ignielMiddleAds {display:block; margin:10px 0px; padding:0px;}

Soal Pidato Jokowi ajak 'Berantem'. Lieus : "Itu bukan keseleo lidah, Itulah karena kebanyakan latihan tinju"


 Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma.
JAKARTA, Berita Pojok - Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma mengaku menyesal pernah mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014. Hal itu disampaikan Lieus mengomentari imbauan Jokowi kepada relawannya untuk berani, jika diajak 'berantem' lawan politik di Pilpres 2019.
"Itu saya makin nyesel kenapa dulu saya dukung dia. Dulu saya ikut kampanye. Artinya bukan salah dia tapi salah kita karena memilih dia," kata Lieus di kawasan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2018).

Menurut Lieus, dirinya menyesal karena Jokowi yang dulu ia kenal tidak memiliki karakter yang menyinggung soal 'berantem.' Namun sekarang ia melihat Jokowi berubah setelah belajar olahraga tinju.
"Itulah karena kebanyakan latihan tinju, sebelumnya gak ada Jokowi punya karakter begitu. Dulu gak pernah punya pikiran berantem, aduh gara-gara latihan tinju, rusak dia," ucap dia.
Untuk itu Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) ini menyarankan agar Jokowi lebih baik mengganti hobinya dengan olahraga lain.
"Itu bukan keseleo lidah tapi gara-gara latihan tinju. Saya rasa lebih baik dia ganti olahraga, mending latihan golf," jelas Lieus.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengimbau relawannya untuk melakukan kampanye di Pilpres 2019 dengan cara-cara yang santun dan bersahabat dengan semua golongan.
Jokowi juga mengingatkan relawannya agar tidak menebar ujaran kebencian atau fitnah dan jangan menciptakan permusuhan, tapi di satu sisi ia meminta relawannya harus siap menghadapi serangan lawan politik.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Umum Relawan Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8/2018).
"Lakukan kampanye yang simpatik. Tunjukkan diri kita relawan yang bersahabat dengan semua golongan. Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi kalau diajak berantem juga berani," kata Jokowi dalam pidatonya.

Sumber : netralnews.com

0 Response to "Soal Pidato Jokowi ajak 'Berantem'. Lieus : "Itu bukan keseleo lidah, Itulah karena kebanyakan latihan tinju""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel