Pertemuan Lintas Agama. Ansor dan Banser: Kami Tak Akan Biarkan Kalian Hadapi Teror Ini Sendirian!
Berita
Pojok -- Seperti bertemu saudara jauh, Romo Nata dan Romo Aloys Budi Purnomo
Pr, Ketua Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (Kom
HAK-KAS) dan beberapa jemaat menyambut mereka dengan hangat.
Tak
hanya bersalaman, kedua Romo itu juga memberikan pelukan hangat kepada mereka
satu persatu. “Monggo, sugeng rawuh, selamat datang,” kata Romo Nata.
Kemudian
pertemuan lintas iman pun berlanjut dengan perbincangan-perbincangan serius
seputar tragedi bom Surabaya.
Berkali-kali
Ketua DPW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly atau Gus Sholah menyampaikan
kata-kata yang menguatkan saudara dari umat Nasrani ini.
Mendapat
kunjungan dan ucapan empati dari Ansor dan Banser ini, Romo Nata mengaku,
gereja merasa dikuatkan untuk bersama-sama melawan teror ini.
“Kawan-kawan
Ansor dan Banser tidak membiarkan kami sendirian dan ketakutan dengan teror
ini, karena percaya ada teman-teman yang bisa bekerjasama dengan kami di dalam
menghadapi situasi yang mencemaskan ini,” ungkapnya.
Romo
Nata mengatakan, sebagai sesama anak bangsa, umat nasrani dan elemen masyarakat
lainnya telah sepakat untuk menjaga NKRI dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal
Ika-nya. Dengan saling bahu-membahu, kata Romo Nata, kita akan diteguhkan,
dikuatkan untuk bersama-sama melawan ketakutan ini.
“Nanti
dalam kesempatan-kesempatan bertemu dengan umat, akan kita sampaikan. Kita
jangan takut, kalau kita takut berarti tujuan teroris berhasil,” tuntasnya
Ketua
DPW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly mengatakan, kedatangan anggota Banser
dan pengurus Ansor ini memang aksi spontan, usai mereka mengikuti Apel
Kebangsaan dan Setia NKRI di Bandungan.
Kehadiran
kawan Ansor dan Banser ke Gereja Kristus Raja Ungaran ini sengaja untuk
menyampaikan ucapan duka cita atas tragedi Bom Surabaya yang terjadi Minggu
pagi.
“Kami
mengutuk keras kejadian itu, karena ini menurut saya tindakan yang sangat keji.
Bagaimana mungkin umat yang sedang beribadah diteror dengan bom,” kata Gus
Sholah.
Selain
menyampaikan ucapan duka cita, Gus Sholah juga memberikan semangat dan dukungan
moral kepada umat Nasrani agar tidak takut dan was-was dalam menjalankan ibadah
sebagaimana yang diyakini.
“Kita
semuanya bersaudara. Mari kita bahu membahu mengatasi kejahatan teror ini,”
ujarnya
Sebagai
wujud dukungan terhadap umat Nasrani, lanjutnya, pihaknya juga siap membantu
mengamankan gereja jika diperlukan.
Namun
demikian, Ansor maupun Banser mengembalikan kebijakan perbantuan keamanan
tersebut kepada pihak kepolisian sebagai pihak yang paling berkompeten dalam
menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat.
Gus
Shiolah menegaskan, jika diperlukan, Banser siap.
“Kemudian
apabila memang dijumpai upaya-upaya teror dan ancaman-ancama dan kemudian dari
kepolisian memang memerlukan tenaga cadangan atau bantuan, Banser siap. Kami
ada di mana-mana, dan siap membantu kapan pun,” tuntasnya.
Pertemuan
singkat tersebut diakhiri dengan doa yang dipanjatkan oleh Gus Sholah yang juga
diamini oleh Romo Nata, Romo Budi, dan beberapa pengurus gereja.
Sumber
: suaraislam.co
0 Response to "Pertemuan Lintas Agama. Ansor dan Banser: Kami Tak Akan Biarkan Kalian Hadapi Teror Ini Sendirian!"
Post a Comment