Masih Bernapas Usai Ledakkan Bom, Anton Ditembak Mati
Berita
Pojok - Polisi memastikan pelaku bom bunuh diri di Rusunawa Wonocolo, Taman,
Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), bernama Anton. Polisi menembak mati Anton meski
masih bernapas usai meledakkan bom.
Kabid
Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Anton memiliki
empat orang anak. "Tiga yang meninggal dunia. Anton, istri, dan seorang
anak perempuannya," kata Barung kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin
(14/5) dini hari.
Dua
anak perempuan dan seorang putra Anton selamat. Saat ini, mereka masih dirawat
di Rumah Sakit (RS) Siti Khodijah, Sepanjang. Rumah sakit itu berjarak sekitar
500 meter dari Rusunawa Wonocolo.
Barung
melanjutkan, kondisi Anton memang masih hidup saat polisi masuk ke kamarnya.
Namun tangannya memegang switching (tombol ledakan, Red). "Oleh karena
itu, petugas tidak mau mengambil risiko. Akhirnya kami lumpuhkan," tambah
Barung.
Kini,
tiga jenazah masih berada di dalam kamar. Adalah Anton, istri, dan seorang
putrinya. Masih belum ada tanda-tanda jenazah akan dievakuasi ke luar kamar.
Seperti
diberitakan, sebuah bom meledak di Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo, Minggu
(13/5) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Anton, penghuni salah satu kamar di
lantai 5 blok B ditemukan tergeletak bersimbah darah. Di dekatnya ada tas
ransel yang diduga berisi bom.
Sumber
: JawaPos.com
0 Response to "Masih Bernapas Usai Ledakkan Bom, Anton Ditembak Mati"
Post a Comment