Prabowo Klaim Menang, TKN: Dari 2014 Juga Selalu Begitu

Tim
Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menyayangkan sikap capres nomor urut 02
Prabowo Subianto yang mengklaim terpilih sebagai presiden di Pemilu 2019 dengan
perolehan suara 62%. Padahal, hampir seluruh lembaga survei yang melakukan
hitung cepat menunjukkan Jokowi-Ma’ruf keluar sebagai pemenang dengan selisih
suara hampir 10 persen.
Juru
Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani mengatakan, seharusnya Prabowo menerima
kekalahannya di pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Eks Danjen Kopassus itu
harus menunjukkan sikap patriotiknya dengan berjiwa besar mengakui kemenangan
Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.
“Faktanya
kami insya Allah menang, ya harus dihargai. Harusnya (Prabowo) legowo,” kata
Irma kepada Okezone, Kamis (18/4/2019).
Irma
mengimbau kepada Prabowo untuk segera intropeksi diri. Sebab, pada Pilpres 2014
lalu Prabowo juga melakukan hal serupa, yakni mengklaim dirinya menang hingga
sujud syukur bersama para pendukung.
“Dari
2014 kan juga selalu klaim begitu. Jadi enggak kaget juga. Tapi kita bicara
fakta. Enggak boleh bilang kalau diri kita sendiri paling benar, sementara itu
harus ada penilaian dari orang lain,” katanya.
Sekadar
informasi, dari data yang dihimpun Okezone sekira pukul 04.48 WIB, suara masuk
pada quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA sudah 99,45 persen.
Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin meraih suara 55,78 persen dan Prabowo
Subianto-Sandiaga Uno 44,22 persen.
Pada
quick count Indikator Politik Indonesia, suara sudah masuk 95,70 persen.
Jokowi-Ma'ruf meraih 53,91 persen dan Prabowo-Sandi 46,09%.
Kemudian,
pengamatan pada quick count Konsep Indonesia, suara masuk sudah 94,15 persen.
Jokowi-Ma'ruf meraih 53,51 persen dan Prabowo-Sandi 46,49 persen.
Sementara
hitung cepat Voxpol Center, suara masuk sudah 100 persen. Suara Jokowi-Ma'ruf
54,55 persen dan Prabowo-Sandi 45,45%. [okezone.com]
0 Response to "Prabowo Klaim Menang, TKN: Dari 2014 Juga Selalu Begitu"
Post a Comment