Kasus Perusakan Rumah, Polisi Tahan Ustaz Jafar Umar Thalib

Jakarta
- Ustaz Jafar Umar Thalib, tersangka perusakan rumah warga di Papua, kini
mendekam di Rutan Polda Papua. Ustaz Jafar sebelumnya dibantarkan karena sakit.
"Saat
itu JUT (Jafar Umar Thalib) sakit dan dibantarkan, saat ini sudah di Rutan
Polri, sudah kita tahan," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad
Mustofa Kamal saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019). Namun, Ahmad tidak menjelaskan
kapan penahanan Ustaz Jafar dilakukan.
Kini
polisi tengah melengkapi berkas perkara Ustaz Jafar dan enam orang tersangka
lainnya. Ahmad menyebut akan segera merampungkan penyidikan agar berkas perkara
bisa dilimpahkan ke pengadilan.
"Kita
sedang melengkapi berkas, mungkin sekitar 2 minggu kita upayakan tahap dua. Ada
7 tersangka, barang bukti 2 samurai itu karena pasal yang disangkakan itu
(Pasal) 170 dan UU Darurat. Barang itu ditemukan di mobilkan pas tanyakan dia
memiliki itu," ujar Ahmad.
Sebelumnya,
Ustaz Jafar Umar Thalib bersama sejumlah pengikutnya ditetapkan sebagai
tersangka kasus perusakan rumah warga di Koya, Distrik Muara Tami. Kapolda
Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan status Ustaz Jafar Umar Thalib
dibantarkan untuk perawatan di Rumah Sakit Polri Bhayangkara di Jayapura.
"Setiap
orang yang ditahan dan ternyata sakit, maka yang bersangkutan dibantarkan dan
dirawat di rumah sakit, termasuk JUT," kata Martuani di Jayapura,
sebagaimana dilansir Antara, Rabu (6/3).
Menurut
polisi, saat perusakan terjadi masing-masing pihak memiliki peran tersendiri.
Berikut peran masing-masing tersangka menurut:
1.
JUT (58) mempunyai peran memiliki dua buah Samurai warna merah dan kuning yang
selalu ditaruh di dalam mobil Triton miliknya dan menghasut santrinya untuk
memperingati ke rumah korban agar mematikan musik rohaninya;
2.
AJU (20) mempunyai peran membawa samurai warna kuning untuk memotong kabel dan
sound di rumah korban;
3.
S alias AY (42) mempunyai peran membawa samurai warna merah untuk memotong
kabel dan sound korban;
4.
AR (43) mempunyai peran ikut masuk ke dalam rumah korban dan ikut menegur
pemilik rumah untuk mematikan musik rohani;
5.
IJ (29) mempunyai peran ikut berada di halaman rumah korban dan ikut menegur
pemilik rumah untuk mematikan musik rohani;
6.
MM alias Z (31) mempunyai peran ikut berada di halaman rumah korban dan ikut
menegur pemilik rumah untuk mematikan musik rohani;
7.
AR alias A (20) mempunyai peran ikut berada di halaman rumah korban dan ikut
menegur pemilik rumah untuk mematikan musik rohani.
Atas
perbuatannya, para tersangka terancam Pasal 2 ayat (1) Undang-undang (UU)
Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang membawa, menguasai dan memiliki senjata
tajam tanpa ijin dan pasal 170 ayat (2) ke-1 tentang barang siapa dengan
terang-terangan dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau
barang. [detik.com]
0 Response to "Kasus Perusakan Rumah, Polisi Tahan Ustaz Jafar Umar Thalib"
Post a Comment