Jokowi Melepas Kontingen Garuda ke Kongo dan Lebanon

Jakarta,
Berita Pojok -- Presiden Joko Widodo menyatakan kebanggaannya terhadap
Kontingen Garuda XXXIX-A dan Kontingen Garuda XXVIII-K yang akan berangkat ke
Republik Demokratik Kongo dan Lebanon untuk misi perdamaian selama satu tahun
mendatang.
"Hari
ini Indonesia berbangga bukan hanya karena prestasi atlet kita di Asian Games,
bukan hanya atas 30 medali emas yang mereka raih sampai hari ini tapi Indonesia
juga bangga akan melepas kontingen Garuda untuk misi perdamaian," ujar
Jokowi di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Bogor, Jumat (31/8).
Jokowi
menyatakan Indonesia memiliki banyak catatan dalam membantu ketertiban dan
perdamaian dunia seperti yang diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945.
Catatan
itu dimulai dengan pengiriman perdana Kontingen Garuda ke Sinai, Mesir pada
1957. Sejak saat itu, kata Jokowi, Indonesia telah mengirimkan 38 ribu pasukan
dan masuk 10 besar jajaran pengirim pasukan perdamaian Persatuan Bangsa-Bangsa
(PBB).
"Dengan
keberangkatan hari ini maka pasukan Indonesia yang bertugas hari ini adalah
3.552 personel, artinya kita telah mencapai 88,3 persen dari target 4.000
personel yang kita canangkan," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali
Kota Solo tersebut.
Beberapa
hal diinstruksikan Jokowi kepada Kontingen Garuda, salah satunya adalah tetap
memperkenalkan Indonesia kepada dunia di dalam setiap aspek.
"Kontingen
Garuda juga akan menggunakan produk strategis dalam negeri dalam menjalankan
tugasnya, menggunakan alutsista buatan anak bangsa ini sekaligus menjadi
etalase bagi keandalan industri produk strategis Indonesia," kata Panglima
Tertinggi RI tersebut.
Tak
hanya itu, seluruh Kontingen Garuda di mana pun berada juga diinstruksikan
menjaga nama baik bangsa, mematuhi hukum setempat, mengikuti prosedur yang
berlaku, memahami budaya setempat, menunjukkan profesionalisme, disiplin,
berdedikasi, dan loyal.
"Jagalah
sikap dan perilaku saudara-saudara dalam berinteraksi dengan masyarakat
setempat dan pasukan negara-negara lain," ucap Presiden Jokowi.
Menurutnya,
hal itu harus dilakukan sebab Indonesia ada di pundak mereka dan menjadi
inspirasi bagi generasi muda dalam membangun "nasionalisme dengan taman
sari internasionalisme".
"Saudara
adalah garuda yang terbang ke negeri orang dengan kepala tegak dan kebanggaan
untuk Indonesia, jangan lupa untuk pulang ke Indonesia dengan pengalaman dan
kecintaan yang lebih untuk negara kita Indonesia," kata Jokowi.
"Saya
ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada
saudara-saudara sekalian yang telah rela berkorban dan telah secara profesional
dalam misi PBB ini, meski jauh dari keluarga dan orang yang saudara-saudara
cintai dan sayangi," ia menambahkan.
Terpisah,
Kepala Bidang Penerangan Internasional Puspen TNI Letkol Laut Hilonan Agus
Cahyono menyatakan 850 personel TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan
Udara yang bergabung dalam Satgas RDB Kontingen Garuda XXXIX-A Congo.
Sementara
itu, 120 personel TNI Angkatan Laut bergabung dalam Satgas MTF Kontingen Garuda
XXVIII-K Lebanon yang akan berangkat naik KRI Sultan Hasanuddin dan bertugas di
Laut Mediterania, menggantikan 120 personel sebelumnya.
Berdasarkan
pantauan, Jokowi didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Luar
Negeri Retno Marsudi, Menko Polhukam Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung,
serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Sumber
: CNN Indonesia
0 Response to "Jokowi Melepas Kontingen Garuda ke Kongo dan Lebanon"
Post a Comment