.ignielMiddleAds {display:block; margin:10px 0px; padding:0px;}

Sepeninggalan Ahok-Djarot, Kalijodo tampak tidak terawat. Anies Terkendala Urus Kalijodo. Ini Alasannya


Anies Terkendala Urus Kalijodo karena Banyak Irisan Pengelola
Jakarta, Berita Pojok -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah mulai menata kembali kawasan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo yang dibangun pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Gubernur.
Penataan itu, kata Anies dimulai dengan menunjuk siapa pengelola yang berhak atas kawasan ruang terbuka bagi masyarakat peninggalan Ahok tersebut.
"Ini (Kalijodo) sedang ditata lagi, kebetulan itu beririsan yah antar pengelola," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, tadi malam, Rabu (25/7).

Anies mengatakan tak jelas siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan kawasan RPTRA Kalijodo. Banyaknya irisan instansi terkait RPTRA Kalijodo ini membuatnya saling tumpang tindih tanggung jawab pengelolaan.
"Irisannya banyak, antara Dinas Perhutanan atau CSR, atau Dinas Lingkungan, ini belum jelas, makanya kami tata kembali," kata Anies.
"Kan kalau bertumpuk begitu tidak bisa leluasa mau jalankan sesuatu (di Kalijodo)," kata dia.
Kawasan Kalijodo dulunya merupakan perkampungan kumuh dan terkenal sebagai tempat prostitusi kelas menengah ke bawah. Namun oleh Ahok-Djarot Saiful Hidayat, saat masih menjadi Gubernur dan Wakil Gubenur DKI, dibongkar lalu dijadikan sebagai RPTRA.
Kalijodo pun menjadi salah satu kebanggaan kala itu. Hampir setiap akhir pekan, RPTRA Kalijodo ramai dikunjungi warga.
Namun sepeninggal Ahok-Djarot, Kalijodo tampak tidak terawat, gersang, hingga dipenuhi tumpukan sampah.

Sumber : CNN Indonesia

1 Response to "Sepeninggalan Ahok-Djarot, Kalijodo tampak tidak terawat. Anies Terkendala Urus Kalijodo. Ini Alasannya "

  1. Terima kasih min informasinya ... Salam Satu Hobi dan Sukses Selalu ya gan !
    Update terus gan artikelnya ... sangat bermanfaat untuk banyak orang ..

    Baca Juga : Bolanewsports.com Indonesia, Matthijs de Ligt tanggapi rumor yang menyebutkan dia menolak tawaran Paris Saint Germain sebab masalah negosiasi gajinya. Namun, ia ungkapkan uang bukanlah alasan bek baru Juventus itu.

    Sesudah sudah sempat jadi pertaruhan sepanjang sekian waktu, teka-teki masalah dengan masa depan De Ligt pada akhirnya terjawab. Bek berumur 19 tahun itu pada akhirnya tinggalkan Ajax untuk berlabuh di Juventus dengan nilai transfer 75 juta euro. Baca Selengkapnya di : https://bolanewsports.com/di-anggap-mata-duitan-ini-tanggapan-matthijs-de-ligt/

    S128 | SV388 | KUNGFU CHICKEN

    Slot Deposit Via LinkAja | Sabung Ayam Deposit Via LinkAja | Taruhan Bola Deposit Via LinkAja

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel