Anggaran Kunjungan Kerja DKI Jakarta Capai Rp54 miliar, Ini Jawaban Sandiaga Uno
JAKARTA,
Berita Pojok -- Anggaran kunjungan kerja bagi pejabat dan staf DKI Jakarta
tahun ini menarik perhatian. Angkanya melonjak ke Rp 54,5 miliar.
Sebagai
perbandingkan, anggaran kunker pada APBD DKI Jakarta 2017 sebesar Rp 35,7
miliar, dan pada tahun 2016 sebesar Rp 22, miliar.
Kenaikannya
dianggap tinggi. Tapi, menurut Wakil Gubernur Sandiaga Uno, angka ini sudah
dianggarkan sebelum dirinya dan Gubernur Anies Baswedan menjabat.
“Ketika
kami masuk 2017 itu sudah diketuk anggarannya 2018. Dan sudah jadi,” Kata
Sandiaga di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Timur, Rabu (4/7).
Anggaran
ini digunakan Gubernur DKI, Anies Baswedan melakukan kunjungan kerja ke Maroko,
Turki dan Amerika Serikat. Sama halnya dengan Sandiaga yang juga menggunakan
anggaran ini untuk melakukan kunjungan kerja ke Jepang, Uni Emirat Arab,
Amerika Serikat dan dalam waktu dekat ini berencana ke Rusia.
“Kalau
dilihat sekarang bersama dengan Pak Anies, penyerapan kami cenderung masih
sangat rendah," kata Sandiaga.
Dia
menyampaikan, kunjungan kerja yang dilakukan Pemprov DKI ini dimaksudkan agar
Jakarta bias tampil internasional. Ia menjamin anggaran yang digunakan
dipastikan efektif.
“Karena
kami ingin Jakarta tampil internasional tapi bukan artinya kami
menghambur-hamburkan anggaran. Karena anggaran itu kami akan pastikan
efektivitasnya di tahun 2019,” tegasnya.
Sumber
: KONTAN.CO.ID
0 Response to "Anggaran Kunjungan Kerja DKI Jakarta Capai Rp54 miliar, Ini Jawaban Sandiaga Uno"
Post a Comment