"Open House" Presiden. Cemohan untuk Anies di Istana Dinilai Memalukan
-43805-750x536.jpg)
Berita Pojok -- Aksi mencemooh Gubernur
DKI Anies Baswedan di Istana Bogor, Jumat (15/6/2018) lalu menuai kritikan.
Peristiwa itu dianggap memalukan lantaran terjadi di momen Idul Fitri.
Sekjen Ikatan Advokat Muslim Djudju
Purwantoro berharap insiden di open house Presiden Joko Widodo tersebut tidak
akan terjadi lagi di kemudian hari.
“Semoga para pendukung atau relawan
#2019GantiPresiden tak mengikuti prilaku tidak terpuji tersebut," katanya
kepada Kricom di Jakarta, Minggu (17/6/2018).
Dalam video yang beredar, sebagian warga
yang disebut pendukung rezim yang hadir justru mencoreng makna Idul Fitri yang
hakiki.
"Perilaku tersebut merupakan
kejadian yang sangat memalukan dan tidak Islami bagi para pendukung rezim saat
ini," kata Djuju.
Menurut
Djuju, sorakan itu juga justru menjadi tontonan yang mencemarkan dan
merendahkan martabat negara dan umat Muslim di hadapan para Konsulat dan Dubes
negara-negara sahabat.
Teriakan
dan cemohan kepada Gubernur Anis tersebut seharusnya dapat dicegah sedini mungkin
oleh pihak keamanan.
“Kejadian
tersebut justru berdampak negatif atas citra Presiden di publik, karena masih
ada pendukungnya yang menyimpan dendam," ucap dia.
Sumber
: kricom.id
0 Response to ""Open House" Presiden. Cemohan untuk Anies di Istana Dinilai Memalukan"
Post a Comment