.ignielMiddleAds {display:block; margin:10px 0px; padding:0px;}

"Open House" Presiden. Cemohan untuk Anies di Istana Dinilai Memalukan


single-post
Berita Pojok -- Aksi mencemooh Gubernur DKI Anies Baswedan di Istana Bogor, Jumat (15/6/2018) lalu menuai kritikan. Peristiwa itu dianggap memalukan lantaran terjadi di momen Idul Fitri.
Sekjen Ikatan Advokat Muslim Djudju Purwantoro berharap insiden di open house Presiden Joko Widodo tersebut tidak akan terjadi lagi di kemudian hari.
“Semoga para pendukung atau relawan #2019GantiPresiden tak mengikuti prilaku tidak terpuji tersebut," katanya kepada Kricom di Jakarta, Minggu (17/6/2018).


Dalam video yang beredar, sebagian warga yang disebut pendukung rezim yang hadir justru mencoreng makna Idul Fitri yang hakiki.
"Perilaku tersebut merupakan kejadian yang sangat memalukan dan tidak Islami bagi para pendukung rezim saat ini," kata Djuju.
Menurut Djuju, sorakan itu juga justru menjadi tontonan yang mencemarkan dan merendahkan martabat negara dan umat Muslim di hadapan para Konsulat dan Dubes negara-negara sahabat.
Teriakan dan cemohan kepada Gubernur Anis tersebut seharusnya dapat dicegah sedini mungkin oleh pihak keamanan.
“Kejadian tersebut justru berdampak negatif atas citra Presiden di publik, karena masih ada pendukungnya yang menyimpan dendam," ucap dia.

Sumber : kricom.id

0 Response to ""Open House" Presiden. Cemohan untuk Anies di Istana Dinilai Memalukan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel