Prabowo: Saya Tak Pernah Nonton Piala Dunia, Sedih RI Tak Ada

Jakarta,
Berita Pojok - Masyarakat dunia sedang gegap gempita menyaksikan turnamen
sepakbola Piala Dunia 2018. Hal itu tak berlaku bagi Ketum Partai Gerindra
Prabowo Subianto.
Prabowo
mengaku tak tertarik menonton pesta sepakbola 4 tahunan itu. Alasannya
sederhana, tak ada Indonesia dalam daftar kontestan Piala Dunia 2018.
"Paling
sedih saya, peringkat sepakbola Juni 2018, Saudara-saudara, Indonesia 164, di
bawah Belize. Negara kecil Islandia masuk Piala Dunia," kata Prabowo di Jl
Widya Chandra IV, Jakarta, Senin (25/6/2018).
"Saya
termasuk yang tidak pernah nonton Piala Dunia karena saya sedih Indonesia nggak
ada. Itu saja," ucap Prabowo.
Prabowo
mengkritik peringkat sepakbola RI sembari mengungkit data-data perbandingan
Indonesia dengan negara lain soal banyak hal. Prabowo merujuk pada data Bank
Dunia.
Selain
sepakbola, Prabowo menyoroti pendapatan per kapita RI. Prabowo menyebut posisi
Indonesia saat ini tak sesuai dengan keadaan sumber daya alam yang dimiliki.
"Apakah
pantas dari PDB nominal per kapita kita rata-rata, pantas nggak, rata-rata kita
di dunia ini, urutan kita adalah 152. Kita di bawah Armenia, 3.500. Padahal
negara kita keempat terbesar di dunia memiliki semua sumber alam yang bisa
dibutuhkan oleh negara maju," ucapnya.
"Singapura,
pulau hanya 55 ribu hektare, tidak punya batu bara, kelapa sawit, karet, emas,
tidak punya apa-apa. Dia bisa urutan ke-11. Kita tidak boleh iri ke Singapura,
tapi kita harus belajar. Kita bertanya, ataukah elitenya, kita-kita ini
pemimpin pemimpinnya yang kurang pandai, kurang pintar," jelas Prabowo.
Prabowo
lalu berbicara tentang indeks pembangunan manusia versi Perserikatan
Bangsa-Bangsa. Menurut Prabowo, kriteria negara berhasil atau tidak versi PBB
salah satunya diukur oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM itu memuat
harapan hidup, penghasilan nyata rata-rata, dan tingkat pendidikan.
"Indonesia
nomor urut 113. Sedikit di atas Palestina. Singapura di atas 10 besar. Malaysia
di atas, Thailand di atas. Kita bertanya sekali lagi, mengapa kita papan bawah
Indeks Pembangunan Manusia," ucap Prabowo.
Prabowo
lalu beranjak ke indikator harapan hidup. Indonesia ada di peringkat 168 dari
200 negara.
"Ini
rapor kita makin merah. Kita di bawah Mikronesia. Saya juga nggak jelas
Mikronesia persisnya di mana. Di bawah Thailand, Vietnam," ucapnya.
Berangkat
ke indikator kesehatan, salah satunya konsumsi protein per hari Indonesia.
Prabowo menyebutnya 'lumayan'. Prabowo juga bicara indikator kemudahan
mendapatkan air bersih.
"Lumayanlah,
kita di atas Kenya, masih di bawah Chad, Chad negara padang pasir. Saudara
bukalah YouTube, Chad itu masih perang sekarang," sebut Prabowo.
"Negara
73 tahun merdeka. Kemudahan mendapat air bersih, Indonesia sedikit di atas
Tajikistan, 123, rakyat kita banyak yang tidak punya air bersih. Ini kita nomor
1 jumlah spesies binatang mamalia yang terancam punah. 191," ucap Prabowo.
Sumber
: news.detik.com
0 Response to "Prabowo: Saya Tak Pernah Nonton Piala Dunia, Sedih RI Tak Ada"
Post a Comment